Potret dekat seorang pria berjanggut dengan topi rajut hitam dan kacamata berbingkai emas, berlatar langit pucat.

The Year Book / Prolog / 00

Raja Kebangkitan

Sebelum mahkota, ada kamera. Sebelum kamera, ada keretakan.

21 bingkai / ORIGIN_000 / TERUS BERJALAN

Ikuti bab ini menuju suara

Kota itu tidak mengenal namaku.

Aku datang membawa masa depan yang tak lagi cocok untukku. Toronto menjulang di sekelilingku, penuh kaca dan jarak. Di suatu tempat di atas kebisingan, sebuah jendela menahan sisa cahaya. Aku belum tahu akan menjadi apa. Aku tahu aku ingin melihatnya.

Tulisan dan gambar matahari kecil di pasir di antara jejak kaki.
01

Tertulis di pasir

Detail & tempat
Seseorang mengulurkan buku bersampul kayu dengan jilid cincin melintasi meja yang diterangi lampu-lampu kecil berwarna.
02

Buku terbuka

Detail & tempat
Seorang anak bertopi biru dan berbaju bermotif dinosaurus menunduk dalam cahaya hangat di luar ruangan.
03

Sebelum dunia menjadi bising

Potret

Sebuah pintu terbuka menuju suara.

Musik adalah ruangan pertama yang menerimaku. Lantai bergoyang. Wajah-wajah lenyap dalam asap lalu kembali dalam kilatan cahaya. Aku mengangkat kamera sebelum memahami semua kemampuannya. Selama sepersekian detik, ruangan itu diam. Aku telah menemukan bahasa.

Potret dekat seorang anak bermata biru yang melirik ke samping, dengan cahaya hangat menyinari wajahnya.
04

Dunia dalam sekilas pandang

Potret
Seorang pria tua berjanggut dengan kacamata hitam, topi gelap, dan kemeja kotak-kotak biru, dipotret di luar ruangan.
05

Kisah yang dibawa dalam diam

Potret
Sepatu bot bertali tembus pandang berdiri di samping trotoar yang ditaburi daun kering.
06

Yang diingat jalan

Detail & tempat
Dua orang berbagi senyum saat piknik di samping keranjang putih.
07

Tempat di sisimu

Kehidupan & budaya

Ada keheningan yang mengubah cahaya.

Ada hal-hal yang kusimpan di luar bingkai. Bobotnya terasa dalam karya ini: caraku menunggu sebuah ekspresi, caraku memperhatikan kursi kosong. Aku mulai mengumpulkan hal-hal kecil yang siap dilewati begitu saja oleh dunia. Bagiku, hal-hal itu sudah mustahil terlewat.

Potret jalanan terpotong yang menampilkan jaket gelap, kalung emas, dan jam tangan dengan latar arsitektur berubin abu-abu.
08

Mengambil ruang

Editorial
Seorang anak memegang kamera di jalur berhutan, sementara orang dewasa berdiri di belakang dengan tangan di bahu anak itu.
09

Belajar melihat

Kehidupan & budaya
Kamera di latar depan membingkai seorang pria berkacamata dan berkemeja bermotif dalam cahaya biru dan merah.
10

Di sisi lain lensa

Editorial

Yang biasa mulai menyala.

Sehelai daun menghentikanku di jalan. Lalu tangan seorang asing. Lalu bayanganku sendiri. Kota terus menawarkan adegan tanpa bertanya apakah aku siap. Aku belajar melihat sebelum meraih kamera. Jeda singkat itu mengubah fotonya.

Seekor anjing putih berkacamata hitam dan berpelindung dada merah muda duduk di luar ruangan.
11

Bangsawan yang santai

Kehidupan & budaya
Seorang pria berjaket olahraga merah berdiri di samping mobil antik putih di bawah langit berawan.
12

Jalan masih terbuka

Editorial
Dua orang tersenyum duduk berdekatan di bawah selimut warna-warni, menghadap televisi.
13

Dunia kecil kita

Kehidupan & budaya
Seorang anak bertopi biru dan berbaju bermotif dinosaurus terlihat dari belakang dengan latar dedaunan hijau lembut.
14

Menuju kehijauan

Potret

Kertas menjadi kerajaan.

Aku mencetak apa yang tak sanggup kubayangkan hilang. Momen-momen yang terlepas berkumpul menjadi sebuah album. Wajah-wajah menemukan tetangga. Satu tahun menjadi sesuatu yang bisa kupegang. The Year Book bermula tanpa singgasana, tanpa saksi, dengan keyakinan hening yang tak surut bahwa momen-momen ini layak tinggal.

Operator kamera berkacamata dan berambut sanggul bekerja dengan kamera sinema di luar ruangan saat senja.
15

Menyimpan cahaya terakhir

Editorial
Seseorang berkaus hitam dan bercelana pendek duduk di antara bebatuan dan pohon dengan kepala tertunduk.
16

Ruang untuk berdiam

Potret
Seseorang bertopi bisbol hitam mengamati kamera sambil duduk di dalam ruangan.
17

Tindakan memandang

Editorial

Kebangkitan itu tak memiliki penonton.

Aku terus berjalan setelah lampu-lampu padam. Di suatu titik dalam perjalanan, sang fotografer mulai muncul dari sosok yang membawa kamera. Aurelian akan menyebutnya sebuah awal. Criminal Code akan bertanya siapa yang membiarkan pintu tak terkunci. Aku sudah berada di luar, mencari bingkai berikutnya.

Potret dekat seorang pria berjanggut dengan topi rajut hitam dan kacamata berbingkai emas, berlatar langit pucat.
18

Mata tertuju ke cakrawala

Potret
Figur Smurf biru bertopi putih dengan kaki dari tali panjang menggantung di antara benda-benda antik di sebuah toko.
19

Penjaga-penjaga kecil

Detail & tempat
Seekor satwa hutan kecil bergaris duduk di atas batang kayu berlumut, dikelilingi hutan hijau.
20

Saksi yang hening

Detail & tempat
Seorang juru masak bertopi dan berseragam putih bekerja di balik jendela gerai makanan yang terang.
21

Saat kota berkumpul

Kehidupan & budaya

Kisah berikutnya bisa jadi milikmu

Mari ciptakan sesuatu
yang layak disimpan.

Potret, perayaan kecil, gagasan mandiri, dan proyek ambisius. Mulai dari apa yang berarti bagimu.

Ceritakan kisahmu